Puspawarni Indonesia Jadi
Tema Semarak Surabaya Vaganza 2023
Arsut Media | Surabaya – Sejak siang hari Ribuan
warga Surabaya telah memadati sepanjang Jalan Pahlawan hingga menuju Jalan Gubernur
Suryo untuk menikmati Surabaya Vaganza atau Parade Bunga dan Budaya pada Sabtu
(27/5/2023).
Agenda
tahunan perayaan HUT kota Surabaya yang sempat terhenti, ini kali kedua di
gelar setelah Covid-19 mereda.
Surabaya Vaganza 2023 mengambil tema Puspawarni Indonesia, yang berarti beraneka ragam jenis bunga dan budaya Indonesia, dengan , start dari Tugu Pahlawan dan finish di Alun-alun Balai Pemuda.
Parade Bunga dan Budaya kali ini akan disemarakkan dengan 19 mobil hias juga disemarakkan dengan komunitas budaya serta nampak juga komunitas warga India di Surabaya turut menyemarakkan Surabaya Vagansa kali ini.
Sementara
di bagian barisan paling depan parade, terlihat berjejer rapi Paskibraka.
Kemudian di belakangnya diikuti drumband dan barisan 12 kereta kencana yang
tampak Wali kota Surabaya Eri Cahyadi beserta istri juga Wakil Wali Kota
Surabaya Armuji bersama istrinya duduk diatas kereta kencana.
“Saya mohon doanya kepada seluruh
warga Kota Surabaya, ke 730 tahun ini doakan Surabaya selalu guyub rukun.
Surabaya selalu bisa menjaga rasa persaudaraan,” kata Eri Cahyadi.
Menurutnya,
selama ini warga Surabaya selalu menjunjung tinggi toleransi yang merupakan
ciri khas arek Suroboyo. Karenanya, ia berharap masyarakat dapat terus
mendoakan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Surabaya agar selalu
bisa memberikan yang terbaik bagi Kota Pahlawan.
“Karena keguyuban ini lebih penting
dari semuanya. Apalah arti sebuah jembatan, apalah arti sebuah keindahan kalau
tanpa ada rasa persaudaraan,” ujarnya.
(Hari/KIM
Dukuh Sutorejo)
“Saya mohon doanya kepada seluruh
warga Kota Surabaya, ke 730 tahun ini doakan Surabaya selalu guyub rukun.
Surabaya selalu bisa menjaga rasa persaudaraan,” kata Eri Cahyadi.Menurutnya, selama ini warga Surabaya selalu menjunjung tinggi toleransi yang merupakan ciri khas arek Suroboyo. Karenanya, ia berharap masyarakat dapat terus mendoakan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Surabaya agar selalu bisa memberikan yang terbaik bagi Kota Pahlawan.
“Karena keguyuban ini lebih penting dari semuanya. Apalah arti sebuah jembatan, apalah arti sebuah keindahan kalau tanpa ada rasa persaudaraan,” ujarnya.
(Hari/KIM Dukuh Sutorejo)



0 Komentar