Wali Kota Surabaya Meresmikan Rumah Batik
DiKelurahan Dukuh Sutorejo dalam Program Padat Karya
Pemkot Surabaya
DiKelurahan Dukuh Sutorejo dalam Program Padat Karya
Pemkot Surabaya
Arsut Media | Surabaya – Padat Karya adalah pengolahan sumber daya manusia untuk bekerja di lapangan pekerjaan yang dibuat oleh pemerintah, hususnya pemerintah daerah.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan gebrakan pemulihan ekonomi dengan menjadikan Maret 2022 sebagai dimulainya rangkaian program padat karya. Tujuannya untuk menggerakkan kembali roda perekonomian Kota Pahlawan yang terdampak selama pandemi Covid-19.
Pemerintah Kota Surabaya telah meluncurkan program Padat Karya untuk mengatasi masalah pengangguran warga. Warga kota Surabaya bisa berdaya dengan memenfaatkan lahan pemerintah untuk dikelola.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan bahwa program Padat Karya ini dengan cara memanfaatkan aset pemerintah berupa lahan untuk digunakan masyarakat setempat sebagai sumber penghasilan.
Oleh karena itu hari ini (30/06/22) Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi hadir di Kelurahan Dukuh Sutorejo dalam rangka peresmian Rumah Batik Kelurahan Dukuh Sutorejo dengan harapan adanya Rumah Batik tersebut dapat meningkatkan taraf hidup mayarakat Dukuh Sutorejo.
Batik Serasi Dukuh Sutorejo sebagai pelopor pengentasan kemiskinan di wilayah Kelurahan Dukuh Sutorejo dengan memberikan pelatihan pada masyarakat yang Kehilangan pekerjaan diberikan pelatihan mengetahui hal ini camat Mulyorejo merespon dan Lurah Dukuh Sutorejo juga mendukung akhirnya banyak berdatangan bantuan dari berbagai pihak sehingga penyampaian sekarang ini.
Dalam hal pemasaran awalnya dari mulut ke mulut dan antar pertemana sehingga sekarang sudah mulai banyak pesanan dari berbagai kalangan sampai-sampai dalam instansi pemerintahan di Kecamatan banyak yang menggunakan Batik Serasi sebagai seragamnya.
“Hasil produk dari batik disini sangat bagus serta kelasnya cukup tinggi dan saya tanyakan katanya belum masuk Kriya Galery ya masukkan saja disana karna tiap tamu pemerintah kota selalu di bawa kesana tapi sekarang kalau ada tempat yang juga ada sak pembatiknya bisa juga nantinya dibawa kemari sekalian melihat proses produksinya”. Ungkap Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya.
“Saya juga ingin Rumah Batik ini juga menjadi salah satu Destinasi Wisata disurabaya yang mana harus lebih di benahi sehingga semakin menarik kedepannya sehingga kalau orang kesurabaya masih bisa menemui batik dan proses pembuatanya” imbuhnya lagi.
(Hari/KIM Dukuh Sutorejo)





0 Komentar