REBUSAN AIR DAUN SIRIH SEBAGAI ANTISEPTIK PENGANTI HAND SANITIZER YANG KIAN LANGKA


REBUSAN AIR DAUN SIRIH SEBAGAI ANTISEPTIK
PENGANTI HAND SANITIZER YANG KIAN LANGKA

Dok/google
Arsut Media | Surabaya – Wabah virus Covid-19 atau Virus Corona yang akhir-akhir ini semakin merbak menjadikan masyarakat semakin waspada dan menjaga kesehatan serta kebersihan.

Ancaman virus korona baru memaksa masyarakat untuk benar-benar menjaga kebersihan, salah satunya dengan rutin mencuci tangan menggunakan cairan antiseptik.

Oleh karenanya menjadikan cairan antiseptik atau Hand Sanitizer semakin langka dan harganya semakin melambung tinggi.
Dok/google

Berbagai inovasi dilakukan guna memenuhi kebutuhan antiseptik atau Hand Sanitizer salah satunya pembuatan antiseptik dari bahan herbal yang banyak ditemui di sekitar kita.

Bahan baku yang digunakan dari daun sirih hijau yang banyak dipakai sebagai obat tradisional dan menjadi kearifan lokal warisan nenek moyang.

Sirih memang tanaman yang tidak asing bagi sebagian masyarakat Indonesia. Daun ini sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional turun-temurun oleh nenek moyang kta dahulu.

Minyak atsiri dari daun sirih mengandung minyak terbang (betIephenol), seskuiterpen, pati, diatase, gula dan zat samak dan kavikol yang memiliki daya mematikan kuman.

Cara pembuatan dan bahan-bahannya pun sangat mudah dijumpai di sekitar Anda. Karena Anda hanya butuh daun sirih secukupnya, air bersih secukupnya, waskom, botol, dan panci.

Pertama-tama, ambil daun sirih secukupnya lalu dipotong kasar kecil-kecil. Masukan potongan-potongan sirih tadi ke dalam wadah yang sudah disediakan.

Kemudian, panaskan air putih di atas api menggunakan panci hingga mendidih. Berikutnya masukan potongan-potongan sirih di dalam wadah, di atas air putih yang mendidih di dalam panci sekitar 30 menit atau sampai keluar ekstrak daun sirih. Lalu matikan kompor, dan dinginkan ekstrak sirih.

Terakhir, tunggu sampai ekstrak sirih dingin, kemudian masukan dalam botol yang sudah disediakan. Hand sanitizer alami pun sudah siap Anda gunakan.
Hari Wahyudi. (KIM Dukuh Sutorejo)

Posting Komentar

0 Komentar