KEMERIAHAN PARADE JUANG 2019 DAN TEATRIKAL PERANG 10 NOVEMBER


KEMERIAHAN PARADE JUANG 2019
DAN TEATRIKAL PERANG 10 NOVEMBER




“Duk tali layangan Nyowo sitok ilang-ilangan” itu semboyan arek-arek Suroboyo saat melawan inggris yang akan membumi hanguskan Surabaya dengan serangan Darat, Laut dan Udara tapi dengan tekat dan semangat baja arek arek Soroboyo tidak gentar dengan hal itu. Mereka tidak gentar menghadapi Pasukan Inggris yang sangat terlatih berperang karena sebagai pemenang perang Pasifik.

Bahkan pihak Inggris dibuat malu dengan terbunuhnya dua Jendral terbaiknya di tanah Surabaya yang dianggap Neraka oleh pihak Inggris dan sekutu. Karena semangat yang tidak pernah padam dari arek-arek Suroboyo. Diperkirakan sekitar 2000 pasukan inggris yang tewas dan hilang dalam pertempuran tersebut. Dan pasukan Ghurka sangat terlatih di segala medan dan cepat beradaptasi di manapun di buatnya tunggang langgang kenekatan arek-arek Suroboyo dengan Merdeka Atau Matinya dan takbir yang selalu menyertai setiap langkahnya.


Ini yang jadi acuan Komunitas Pegiat Sejarah Surabaya (Roodebrugsoerabaia) dalam melakukan Teatrikal dalam Parade Juang 2019. Bukan hanya Para Pegiat Sejarah Surabaya saja yang ikut andil dalam Teatrikal tersebut namun juga para Renactor sebutan Pegiat Sejarah dari berbagai daerah seperti Malang, Jawa Tengah, dan daerah lainnya di Indonesia khusus datang untuk acara tahunan tersebut. Ada tiga tempat yaitu Tugu Pahlawan, Siola, Grahadi dalam melakukan Drama Teatrikal.

 “Arek-arek Suroboyo itu adalah arek-arek Pejuang yang tidak kenal menyerah dan putus asa ayo kita tetap berjuang sekali merdeka tetap merdeka” Pesan Ibu Wali Kota Surabaya kepada masyarakat Surabaya. Supaya kita tidak melupakan apa yang pernah diperjuangkan oleh kakek nenek kita dulu dengan tetesan darah, harta dan air mata.

Juga masyarakat sangat antusias untuk menyaksikan acara tersebut sehingga mereka rela menunggu di sepanjang rute yang di lalui parade tersebut mulai dari Tugu Pahlawan, Siola, Tunjuanga, Grahadi, sampai Taman Bungkul. Karena selaian Teatrikal masyarakat disuguhi berbagai tontonan dari berbagai elemen yang ikut berpartisipasi dalam parade Juang kali ini. Semoga acara ini tetap di gelar tiap tahun untuk memperingati Hari Pahlawan 10 November. Hari W KIM DUSU

Posting Komentar

1 Komentar