Pasar yamuri Sutorejo Jadi Sasaran Blusukan Ibu Lurah Dukuh Sutorejo Untuk Sosialisasi pentingnya Protokoler Kesehatan


Pasar yamuri Sutorejo Jadi Sasaran Blusukan Ibu Lurah Dukuh Sutorejo Untuk Sosialisasi pentingnya Protokoler Kesehatan   




Arsut Media | Surabaya – JawaTimur dalam grafik peningkatan Covid-19 di Indonesia masih cukup tinggi dan pada saat ini menduduki peringkat pertama dari wilayah lain di Indonesia.
 
Kota Surabaya dalam Grafik masih bertengger di urutan Pertama penyumbang terbesar Positif Covid-19 di Jawa Timur.

Melihat perkembangan penyebaran Covid-19 di wilayah Jawa Timur Kususnya Kota Surubaya oleh karena itu Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jikowi) memberikan waktu dua minggu untuk menurunkan tingkat perkembangan virus ini di Kota Surabaya.

Mendapat perintah seperti itu aparat Pemerintah Kota Surabaya secara aktif turun untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk tetap melaksanakan Protokoler Kesehatan guna menekan perkembangan virus Covid-19 yang semakin meningkat.

Pasar Tradisional Yamuri yang ada di wilayah Dukuh Sutorejo pagi ini yang menjadi sasaran blusukan Lurah Dukuh Sutorejo Ibu Yulis Setyowati guna memberikan Edukasi tentang pelaksanaan Protokoler kesehatan sesuai anjuran Pemerintah.

Ibu Lurah bersama Kasatgas, BKO dan staf Kelurahan Dukuh Sutorejo dengan membawa pengeras suara berkeliling kedalam Pasar Yamuri untuk memerikan Edukasi dan Sosialisasi kepada Pedagang dan Pembeli untuk tetap menggunakan Masker, Sering Cuci Tangan dan terus mengikuti Protokoler Kesehatan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat karena kita hanya diberi waktu sampai akhir bulan ini untuk bisa menurunkan positif Covid-19 di Surabaya” ungkap Ibu Yulis Setyowati Lurah Dukuh Sutorejo.

“Karena kita tidak mengingkinkan PSBB di berlakukan lagi di Surabaya, karena akan berdampak kepada perekonomian masyarakat dan apabila sampai di Lockdown bagaimana dengan kehidupan masyarakat nantinya” Sambung Beliau.(01/07/20)
(Hari/KIM Dukuh Sutorejo)

Posting Komentar

0 Komentar