Kampung Botok Dukuh Sutorejo
Arsut Media | Surabaya - Siapa yang tidak kenal dengan kuliner khas Jawa yang bernama
Botok. Dari kalangan bawah sampai atas pasti mengenalnya, kuliner lezat yang
satu ini paling enak bila di santap dengan nasi panas.
Botok pada awalya terbuat daru ampas/bungkil kelapa yang
sudah diambil santannya. Awal mulanya botok yang terbuat dari ampas kelapa ini
dimasak, agar ampas kelapa yang masih bergizi ini tidak di buang.
Oleh karena itu ampas
kelapa ini kemudian di beri bumbu dengan cabe, garam, merica dan daun salam serta
dibungkus dengan daun pisang, yang kemudian di kukus dalam uap panas.
Botok sangat di gemari di
masyarakat, dengan seiring perkembangan zaman Botok berkembang dan di
modifikasi dengan berbagai varian meski masih tetap berbahan utama Kelapa.
Oleh Karena Kelezatan
kuliner yang satu ini, beberapa ibu-ibu di wilayah Kelurahan Dukuh Sutorejo Kecamatan
Mulyorejo mempunyai ide untuk membentuk Kampung Botok.
Selain untuk
memperkenalkan Botok sebagai Kuliner khas Jawa yang bisa dinikmati oleh
berbagai kalangan ide Kampung Botok juga sebagai tambahan penghasilan untuk
kebutuhan sehari-hari.
Botok yang biasanya hanya
berbahan Kelapa, Tahu dan Tempe, dengan sentuhan tangan-tangan kreatif ibu-ibu
kampung Botok Dukuh Sutorejo Botok yang di produksi hadir dengan berbagai
Varian.
Macam-macam varian yang di
suguhkan antara lain : Botok, tahu Tempe, Botok Simbukan, Botok Alur, Botok
Daun Singkong, Botok Jantung Pisang, Botok Daun Pepaya, Botok Bluntas, Botok
Ikan Patin, Botok Jeroan Ayam, Botok Ayam, Botok Udang dan yang paling di
gemari yaitu Botok Telur Asin, dan yang akan di produksi yaitu Botok Sea Food.
Sebagai langkah awal botok
yang di produksi di pasarkan dilingkungan sekitar dan Alhamdulillah laku keras
serta banyak permintaan dari konsumen.
Melihat hal tersebut Lurah
Dukuh Sutorejo Isworo Andik Sucahyo, ST mengapresiasi kegiatan ini dan akan
menjadikan salah satu produk unggulan di Dukuh Sutorejo.
Minggu, 11/08/2024 kemarin
RW 09 Kelurahan Dukuh Sutorejo yang mana
merupakan Kawasan Perumahan Elite yang dihuni penduduk menengah keatas
mengadakan Bazar UMKM dalam memperingati HUT RI Ke-79, dengan dorongan Lurah
Dukuh Sutorejo Kampung Botok ikut andil dalam kegiatan Bazar UMKM tersebut.
Awalnya Ibu-ibu ini
Pesimis akan laku Botok-botok yang mereka produksi mengingat para pengunjung
Bazar tersebut kebanyakan warga etnis Tionghoa, namun perkiraan mereka meleset
justru Sten botok di Bazar tersebut ramai dikerumuni pengunjung yang berebut
memilih botok yang di sediakan karena memenga menyediakan berbagai varian yang
kurang lebih sekitar 12 Varian Botok.
Mereka tidak menyangka
bahwa pengunjung antusias dengan varian botok
yang disediakan dan yang paling di cari adalah botok telur Asin.
(Hari/KIM
Dukuh Sutorejo)




0 Komentar