Ada Apa dengan Tanggal 15 Agustus 1945

 

Ada Apa dengan Tanggal 15 Agustus 1945



 

Arsut Media | Surabaya - 17 Agustus 1945 kebanyakan orang pasti tahu bahwa tanggal tersebut adalah hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang direbut dengan banyak pertumpahan darah dan air mata namun tidak banyak orang tahu bahwa dua hari sebelumnya yaitu tanggal 15 Agustus 1945 ada peristiwa penting bagi dunia.

 

Pada tanggal 15 Agustus 1945 atau sekitar 79 tahun yang lalu dinyatakan sebagai tahun berakhirnya Perang Dunia II di Asia. Hal ini tak lepas dari peristiwa menyerahnya Jepang kepada Sekutu yang penyerahannya di umumkan pada tanggal 14  Agustus 1945 melalui Radio Jepang pada Sore hari.

 

Dan keesokan harinya pada tanggal 15 Agustus 1945, Kaisar Hirohito menyampaikan langsung keputusannya melalui radio nasonal bahwa Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu.

 

Dengan adanya peristiwa ini secara resmi sebagai tanda berakhirnya Perang Dunia II di Asia, Perang yang mengerikan sepanjang sejarah manusia.

 

Setiap tanggal 15 Agustus selalu diadakan upacara peringatan berakhirnya Perang Dunia II di Asia, di mana salah satunya diadakan di Surabaya tepatnya di Ereveld Kembang Kuning.

 

Acara yang dimulai pada pukul 09:00 tersebut dihadiri tamu undangan spesial selain dari yang berada di Indonesia namun juga dihadiri satu keluarga dari Australia yang mana ada keluarga atau kerabatnya yang jadi korban Perang Dunia II danj dimakamkan di Ereveld Kembang Kuning Surabaya.

 

Upacara peringatan di gelar di Pelataran Taman Kehormatan Monumen Karel Dorman, Korban Perang Laut Jawa pada tahun 1942, dan dilanjutkan dengan penyematan karangan bungan dan terakhir tabur bunga.

 

Sebagai genersi muda Indonesia kahususnya di Surabaya kita harus tahu dan jangan melupakan sejarah yang mana di sinilah para saksi bisu sejarah Perang Dunia II masih tertinggal meski yang terlihat hanya lah tongak-tongak kayu yang bertuliskan nama – nama asing tapi mereka lah para pelaku dan korban perang yang mengerikan sepanjang sejarah manusia yaitu Perang Dunia II di Asia.

(Hari/KIM Dukuh Sutorejo)

Posting Komentar

0 Komentar